Kunjungan Kerja Disperindagkop Dan Ukm Kaltara Ke Kabupaten Sidrap Dalam Rangka Penguatan Stabilitas Pasokan Beras Antar Wilayah
-Tanjung Selor, 12 Desember 2025
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara, dipimpin oleh Dr. Hj. Hasriyani, SH., MM selaku Kepala Dinas, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada 11 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam memastikan kelancaran distribusi dan stabilitas pasokan beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan menjadi wilayah yang sangat penting dalam rantai pasok pangan nasional. Dalam kesempatan tersebut, rombongan Disperindagkop dan UKM Kaltara bertemu dengan pemangku kepentingan dan pelaku usaha setempat untuk memperkuat kerja sama serta memastikan kontinuitas suplai beras ke wilayah Kalimantan Utara.
“Kami ingin memastikan bahwa pasokan beras bagi masyarakat Kalimantan Utara tetap stabil, aman, dan terjangkau. Oleh karena itu, koordinasi langsung dengan daerah penghasil seperti Sidrap sangat diperlukan untuk menjaga kelancaran distribusi dan meminimalkan potensi gangguan pasokan,” ujar Dr. Hj. Hasriyani, SH., MM.
Dalam upaya penerapan HET beras sesuai dengan SK Bapanas no.299 tahun 2025 di Prov. Kaltara. Dengan melihat langsung Harga beras di tingkat produsen serta biaya angkut sampai di tujuan.
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Sidrap menjadi titik strategis dalam menjaga stabilitas suplai beras bagi sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Utara.
Selain pertemuan formal, rombongan juga meninjau langsung gudang penyimpanan, area penggilingan, serta mekanisme distribusi beras yang diterapkan oleh mitra lokal. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kebutuhan pasokan Kaltara dengan kapasitas produksi di daerah penghasil.
Disperindagkop dan UKM Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antardaerah guna menjaga ketahanan pangan dan menjamin ketersediaan beras bagi seluruh masyarakat.